Postingan

TIGA LANDASAN UTAMA YANG WAJIB DIKETAHUI

Gambar
Risalah Keempat : TIGA LANDASAN UTAMA YANG WAJIB DIKETAHUI فَإِذَا قِيْلَ لَكَ: مَا الْاُصُوْلُ الثَّلَاثَةُ الَّتِيْ يَجِبُ عَلَى الْإِنْسَانِ مَعْرِفَتُهَا؟ فَقُلْ: مَعْرِفَةُ الْعَبْدِ رَبَّهُ، وَدِيْنَهُ، وَنَبِيُّنَ مُحَمَّدًا صَلَى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ Jika ada yang bertanya kepadamu, “Apakah 3 (tiga) landasan utama yang setiap manusia wajib mengetahuinya?” maka jawablah, “Tiga landasan tersebut mencakup pengenalan seorang hamba terhadap: 1) T uhannya (Allah Subhaanahu wa Ta’aalaa); 2) Agamanya dan 3) Nabinya, Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam.”  1. Penulis menyebutkan tiga landasan utama dalam agama, yaitu mengenal Allah Subhaanahu wa Ta'aalaa, mengenal agama Islam Risalah ke-empat dan mengenal Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam. Tiga landasan tersebut adalah pokok ajaran agama Islam yang akan menjadi pertanyaan bagi seorang hamba ketika ia diletakkan di dalam kuburnya. Ketika keluarganya telah pulang meninggalka...

INTI AJARAN AGAMA NABI IBRAHIM ‘ALAIHISSALAAM

Gambar
Risalah ketiga: INTI AJARAN AGAMA NABI IBRAHIM ‘ALAIHISSALAAM اِعْلَمْ أَرْشَدَكَ اللّٰهُ لِطَاعَتِهِ، أَنَّ الْحَنِيْفِيَّةَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيْمَ: أَنْتَعْبُدَ اللّٰهَ وَحْدَهُ، مُخْلِصًا لَهُ الدِّيْنَ. وَبِذَلِكَ أَمَرَ اللّٰهُ جَمِيْعَ النَّاسِ وَخَلَقَهُمْ لَهَا. كَمَا قَالَ تَعَالَى : Ketahui pula -semoga Allah senantiasa memberimu petunjuk dalam menjalankan ketaatan kepada-Nya bahwa al-Hanifiyyah (agama Nabi Ibrahim) mengajarkan agar engkau menyembah Allah semata dengan mengikhlaskan agamamu hanya untuk Dia saja. Itulah yang Allah perintahkan kepada seluruh manusia untuk menjalankannya dan untuk tujuan itu pula Dia menciptakan mereka. Hal ini sebagaimana yang Allah Ta'ala firmankan: وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (QS. Adz-Dzariyaat (51) : 56) وَمَعْنَى يَعْبُدُوْنِ يُوَحِّدُوْنِ 1. Nabi Ibrahim 'alaihissalaam adalah bapak para Nabi ...

HAKIKAT DAN MAJAZ

Gambar
HAKIKAT DAN MAJAZ   Kalam dari sisi penggunaannya terbagi menjadi hakikat dan majaz.          1.Hakikat ( ﺍ ﳊ ﻘﻴﻘﺔ ) adalah اللَّفْظُ الْمُسْتَعْمَلُ فِيْمَا وَضَعَلَهُ "Lafadz yang digunakan pada asal peletakannya."   (lafadz yang digunakan sesuai dengan gambaran     bentuk aslinya)                Seperti : Singa ( ﺃﺳﺪ ) untuk suatu hewan yang buas.                  Maka keluar dari perkataan kami : ( ﺍ ﳌ ﺴﺘﻌﻤﻞ ) "yang digunakan" : yang tidak digunakan, maka tidak dinamakan hakikat dan majaz.                   Dan keluar dari perkataan kami : (" ﻓﻴﻤﺎ ﻭﺿﻊ ﻟـﻪ ) pada asal peletakannya" : Majaz.           Dan hakikat terbag...

CINTA & BENCI HANYALAH KARENA ALLAH

Gambar
CINTA & BENCI KARENA ALLAH اَلثَّالِثَةُ : أَنَّ مَنْ أَطَاعَ الرَّسُوْلَ، وَوَحَّدَ اللّٰهَ لَا يَجُوْزُ لَهُ مُوَالَاةُ مَنْ حَادَّ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهُ، وَلَوْ كَانَ أَقْرَبَ قَرِيْبٍ Ketiga, bahwa barangsiapa yang menaati Rasul dan mengesakan Allah, tidak boleh baginya berkasih sayang (loyal) dengan orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya, walaupun orang itu dari kalangan kerabat terdekatnya. وَ الدَّلِيْلُ قَوْلُهُ تَعَلَى Dalilnya adalah firman Allah Ta'ala: تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ يُوَآدُّونَ مَنْ حَآدَّ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَوْ كَانُوٓا۟ ءَابَآءَهُمْ أَوْ أَبْنَآءَهُمْ أَوْ إِخْوَٰنَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ كَتَبَ فِى قُلُوبِهِمُ ٱلْإِيمَٰنَ وَأَيَّدَهُم بِرُوحٍ مِّنْهُ ۖ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا ۚ رَضِىَ ٱللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا۟ عَنْهُ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ حِزْبُ ٱللَّهِ ۚ أَلَآ إِنَّ حِزْبَ ٱللَّهِ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ   Kamu tak akan me...